LIGA INGGRIS

Xavi Hernandez Tidak Suka Taktik Jose Mourinho

Xavi Hernandez Tidak Suka Taktik Jose Mourinho

Xavi Hernandez saat melakukan selebrasi usai membawa Barcelona menjuarai Liga Champions 2014-2015. Xavi menuduh kalangan media tak adil dalam pemberitaan terkait masalah pajak Lionel Messi.

BOLAHASIL.com – Mantan pemain Barcelona, Xavi Hernandez, mengaku tidak suka dengan taktik Jose Mourinho. Menurut Xavi, Mourinho merupakan pelatih yang gemar menerapkan taktik bertahan.

Pernyataan itu ia lontarkan jelang digelarnya duel antara Barcelona melawan Inter Milan di matchday 3 Liga Champions tengah pekan ini. Duel itu akan dilaksanakan di Camp Nou.

Laga ini bak laga nostalgia bagi Xavi. Sebab ia pernah bermain melawan skuat Nerrazurri yang dilatih oleh Mourinho pada tahun 2010 silam.

Duel itu terjadi di Liga Champions juga, tepatnya di babak semifinal. Saat itu taktik bertahan Mourinho membuat Inter menang dengan agregat 3-2 dari Barca.

Laga itu sudah delapan tahun lamanya. Akan tetapi Xavi bisa mengingat segalanya dengan jelas.

Pria berusia 38 tahun itu mengaku kesulitan menghadapi taktik bertahan ala Mourinho. Ia lantas mengaku tak akan mau bermain atau memainkan skema seperti itu di tim asuhannya.

“Mourinho adalah pelatih yang sangat defensif, dan bermain melawan Inter-nya tidak mudah. Itu gayanya, dan ia mempraktikkannya di Chelsea dan Real Madrid juga,” ucapnya pada Corriere dello Sport.

“Ia mengurus semua detail, ia menutup semua celah dan ia tidak memberi Anda banyak ruang,” sambung Xavi.

“Saya lebih suka gaya sepak bola lain. Saya tidak mengkritik, tetapi saya tidak suka bermain seperti itu dan tim saya tidak akan pernah memiliki sikap seperti itu,” tegasnya.

Gelandang yang kini berkarier di klub Al Sadd itu kemudian memprediksi pertandingan tahun 2010 lalu akan terulang di pertandingan tengah pekan ini. Ia menyebut Barca akan tetap main menyerang sementara Inter akan main bertahan.

“Pertandingan besok akan lebih atau kurang seperti 2010. Barca akan memainkan pertandingan, kemudian Inter akan bertahan dan mencoba menyerang pada saat ada jeda dengan [Ivan] Perisic dan [Mauro] Icardi,” cetusnya.

“Mantan rekan setim saya adalah favorit pemenang di laga itu dan mereka akan mendominasi penguasaan bola untuk menempatkan lawan mereka di bawah tekanan. Jika Anda hanya fokus untuk tidak kebobolan, tidak mudah meninggalkan Camp Nou tanpa terluka,” tutup Xavi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

arwanaqq
Close
Close
%d bloggers like this: